
Do you speak English? Read the translated article here!
DISCLAIMER: Ini adalah seri baru Catatan 2024 yang akan Penulis gunakan untuk berbagi pembelajaran dan kekhawatiran terkait kesehatan fisik dan mental Penulis. Ini sama sekali tidak terkait dengan teknologi, lebih seperti curhatan, jadi silakan diabaikan jika Anda mau. Anda telah diperingatkan.
Penulis tidak mau berbohong, tapi ada banyak peramal yang bilang bahwa 2024 adalah tahun yang harus diwaspadai karena banyak kekacauan, gangguan, dan perang. Bahkan ada satu prediksi yang mengatakan akan ada pandemi lain yang mirip (atau bahkan lebih buruk) dari Covid 19 yang baru saja kita lalui.
Penulis bekerja sebagai software engineer, dan seharusnya tidak percaya pada segala hal yang bersifat metafisik. Tapi, jika Anda memiliki profesi yang sama seperti Penulis, Penulis yakin Anda pernah berada di situasi di mana terjadi hal-hal yang seharusnya tidak mungkin terjadi (seperti code Anda tiba-tiba berjalan tanpa mengubah apa pun, haha). Jadi, Penulis memutuskan untuk mempercayai beberapa rumor tersebut, meskipun tetap dibarengi dengan skeptisisme.
Namun, ketika Penulis membaca tentang peristiwa global, Penulis semakin cenderung percaya itu benar. Sebagai contoh, apakah Anda tahu bahwa tahun ini adalah tahun dengan pemilihan umum terbanyak diadakan secara global? Misalnya, di Taiwan, AS, dan Indonesia. Setidaknya di Indonesia, pemilu biasanya menyebabkan gonjang-ganjing politik dan masyarakat yang disebabkan oleh pihak yang kalah, meskipun ini seharusnya tidak sehebat dua pemilu sebelumnya.

Selain itu, ada perang yang sedang berlangsung di Timur Tengah dan Ukraina, dan sepertinya banyak negara yang sedang bersiap untuk perang. Juga, ada penurunan ekonomi yang menyebabkan PHK di mana-mana, terutama untuk startup dan perusahaan teknologi (Google, Discord, Twitch). Peristiwa ini bahkan memiliki namanya sendiri: Tech Winter. Ini mungkin disebabkan oleh (atau semua dari) dampak pandemi Covid, inflasi yang tinggi, perang yang sedang berlangsung, atau investor yang tiba-tiba menyadari mereka menghabiskan terlalu banyak uang dan ingin mendapat keuntungan.
Oke, cukup dengan berita-berita buruknya. Penulis juga terganggu oleh peristiwa-peristiwa ini sampai pada titik Penulis hanya ingin menyerah. Tapi bunuh diri bukanlah jawaban. Tidak hanya itu dianggap dosa besar menurut keyakinan Penulis — Penulis telah menonton dan melihat terlalu banyak acara paranormal dan mereka sepakat pada satu hal: jika Anda bunuh diri, jiwa Anda tidak akan pernah (atau sangat sulit untuk) menemukan kedamaian atau bahkan tidak bisa naik ke kehidupan berikutnya. Akhirnya, setelah banyak merenung, Penulis akhirnya menyadari ada satu cara untuk mengatasi ini: belajar untuk melepaskan, atau beberapa orang bilang, Stoicism atau Stoikisme.
Stoikisme adalah filsafat Hellenistik kuno yang berfokus pada pencarian eudaimonia (hidup yang baik) melalui praktik kebajikan dan penerimaan terhadap apa yang di luar kendali seseorang.
Seperti yang kita semua tahu, ada banyak hal dalam hidup kita yang di luar kendali kita. Misalnya, pekerjaan kita, kebijakan dan pejabat Pemerintah, dan anggapan orang tentang kita. Stoikisme, dalam istilah yang paling sederhana, mengajarkan untuk melepaskan atau merelakan hal-hal tersebut, dan fokus pada apa yang bisa kita kontrol, misalnya, bagaimana kita menggunakan uang kita, bagaimana kita mempersiapkan diri untuk ketidakpastian di masa depan berdasarkan informasi yang kita miliki, dan sebagainya.

Dalam kasus Penulis, Stoikisme sangat membantu. Misalnya, di akhir Januari, perusahaan tempat Penulis bekerja mem-PHK hampir 50% dari divisi engineering (dan PM). Sejujurnya, sudah ada tanda-tandanya, baik secara online maupun offline, dan kondisi kerja saat itu sudah sangat tegang dan penuh ketakutan. Penulis juga, sangat, sangat stres karena itu. Tapi lagi-lagi, Penulis belajar untuk merelakannya. Penulis terus mengingatkan diri sendiri bahwa keputusan untuk di-PHK atau tidak bukanlah hal yang bisa Penulis kontrol. Penulis sebaiknya terus saja melakukan pekerjaan Penulis, dan jika Penulis di-PHK, Penulis akan mengambil uang pesangon, pergi untuk travelling sejenak dan merenung sebelum mencari pekerjaan baru. Hasilnya? Yah, stres-nya masih ada, tapi Penulis merasa jauh lebih baik, jauh lebih siap ketika pengumumannya datang.
Jadi ya, 2024 mungkin bukan tahun yang indah, dengan potensi kekacauan dan bencana, tapi setidaknya kita bisa belajar Stoikisme, atau seni merelakan hal-hal yang di luar kendali kita, untuk lebih mempersiapkan pikiran kita, sambil membangun rencana keluar kita sendiri. Bagaimanapun, mari kita berharap yang terbaik untuk satu sama lain, untuk tahun ini dan seterusnya! ????